Karena tahan lama dan mudah disajikan, frozen food menjadi ide bisnis yang menjanjikan. Pasar frozen food diperkirakan akan mengalami pertumbuhan pesat, dengan compound annual growth rate (CAGR) sebesar 5.7% dari 2024 ke 2034.
Saat memulai bisnis frozen food, salah satu aspek penting adalah kemasan. Anda perlu memahami bahan dan ciri-ciri kemasan frozen food yang baik. Dapatkan pembahasannya di bawah ini.
Bahan yang digunakan untuk membuat kemasan frozen food dipilih untuk menjaga kualitas makanan di dalamnya.
Baca Juga: Foopak Anchor Plus: Premium Poly-Coated Paperboard for Superior Seafood Packaging
Kemasan frozen food menggunakan kertas karton atau paperboard khusus untuk freezer. Beberapa ciri utamanya meliputi ketahanan tinggi terhadap kelembapan, suhu rendah, dan edge wicking resistance untuk mencegah penyerapan cairan. Dengan begitu, kemasan tetap kuat dan tidak mudah rusak.
Salah satu contohnya adalah Foopak Anchor Plus, paperboard premium yang dikembangkan khusus untuk penyimpanan di freezer. Produk ini telah diuji secara ketat untuk memastikan daya tahan yang optimal serta perlindungan maksimal terhadap kelembapan dan cairan. Foopak Anchor Plus sering digunakan untuk kemasan seafood, seperti udang, karena kemampuannya menjaga kualitas produk.
Turut dikenal sebagai coating barrier, lapisan pelindung kemasan berperan meningkatkan durabilitas dan menjaga makanan dari kelembapan. Ini karena makanan beku rentan terhadap kelembapan akibat kondensasi selama proses pembekuan, pencairan, dan penyimpanan. Oleh karena itu, penggunaan lapisan pelindung sangat penting untuk menjaga kualitas makanan.
Pada Foopak Anchor Plus, lapisan penghalangnya terbuat dari LDPE (Low-Density Polyethylene), material berbasis etilena yang dikenal ringan dan fleksibel berkat kepadatannya yang rendah. Selain itu, LDPE mampu bertahan pada suhu rendah tanpa menjadi rapuh, menjadikannya pilihan ideal untuk perlindungan kemasan frozen food.
Untuk mengukur kualitas kemasan frozen food, terdapat beberapa faktor utama yang harus diperhatikan.
Baca Juga: Sustainability Sells: Why it Matters to Australia’s Eco-Conscious Consumers
Makanan beku sebaiknya disimpan pada suhu -18°C atau lebih rendah untuk menjaga kualitas dan memperpanjang masa simpannya. Karena itu, bisnis perlu memilih kemasan yang mampu bertahan dalam suhu rendah tanpa menjadi rapuh. Menggunakan kemasan yang tepat tidak hanya menjaga integritas produk tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.
Foopak Anchor Plus adalah solusi kemasan yang tahan lama untuk produk seperti udang. Dengan edge wicking resistance dan rentang suhu -18°C hingga 100°C, kemasan ini memberikan perlindungan maksimal, memastikan kualitas makanan tetap terjaga dalam kondisi beku maupun panas.
Di industri makanan, memahami dan mematuhi standar keamanan pangan adalah hal yang wajib. Setiap pasar memiliki regulasi sendiri yang harus dipatuhi. Misalnya, di Amerika Serikat, FDA mengawasi keamanan pangan untuk memastikan bahwa produk yang dikonsumsi aman dan dikemas dengan bahan yang sesuai.
Selain regulasi tersebut, Moisture Vapor Transmission Rate (MVTR) juga menjadi faktor penting dalam standar keamanan pangan. Foopak Anchor Plus memiliki kinerja MVTR yang sangat baik, yang berarti kemasan ini mampu mengontrol perpindahan uap air secara efektif. Dengan mencegah kelembapan berlebih masuk atau keluar, kemasan ini membantu menjaga kualitas makanan lebih lama.
Karena makanan beku harus tetap terjaga kualitasnya hingga dikonsumsi, kemasan yang praktis dapat meningkatkan pengalaman pelanggan. Fitur seperti mudah dibuka dan ditutup kembali membantu menjaga kesegaran produk dan memberikan kenyamanan bagi konsumen.
Kesadaran akan isu lingkungan terus meningkat, membuat konsumen lebih mempertimbangkan faktor sustainability.Bisnis dapat mengambil langkah proaktif dengan menerapkan kemasan ramah lingkungan, yang tidak hanya lebih baik bagi lingkungan tetapi juga meningkatkan daya tarik di mata pelanggan.
Merupakan bagian dari APP Group, Foopak Anchor Plus hadir sebagai solusi kemasan frozen food berkualitas. Dengan desain khusus untuk aplikasi deep-freeze, kemasan berbahan paperboard ini memiliki edge wicking resistance yang kuat. Produk Anda akan tetap terjaga hingga dikonsumsi oleh pembeli. Pelajari lebih lanjut di website klik di sini..